Pelepasliaran dan Pemantauan

Ketika orangutan sudah pulih sepenuhnya, YPOS akan melepasliarkan mereka sesuai dengan pedoman IUCN dan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di lokasi pelepasliaran YPOS di Taman Nasional Betung Kerihun, Kalimantan Barat.
Taman Nasional Betung Kerihun

 

Lokasi yang potensial bagi pelepasanliaran orangutan adalah Taman Nasional Betung Kerihun yang dapat dicapai 7 jam dari Sintang. Taman nasional ini memiliki luas 816.693 Hektar. Taman Nasional Betung Kerihun, yang telah menjadi taman nasional sejak 1995, memiliki hutan yang masih asli.  Luas taman nasional ini adalah 5,5% dari total luas Provinsi Kalimantan Barat. Taman Nasional Betung Kerihun dibagi menjadi 4 wilayah. Masih ada populasi orangutan liar yang tinggal di salah satu wilayah ini yaitu Embaloh. Survei populasi orangutan terakhir yang dilakukan pada tahun 2014 oleh Forina, WWF dan Taman Nasional Betung Kerihun, menemukan sekitar 773 orangutan liar.

Embaloh dan Mendalam

Meskipun area Embaloh adalah satu-satunya wilayah di taman nasional yang masih memiliki populasi orangutan liar, wilayah lain yang lebih luas akan lebih cocok untuk orangutan. Salah satu wilayah ini adalah Mendalam (luas 94.523 Ha) yang merupakan lokasi yang direncanakan sebagai lokasi pelepasanliaran orangutan. Habitat di daerah Mendalam dapat menampung setidaknya 940 orangutan (dengan asumsi 1 orangutan membutuhkan sekitar 100 Hektar hutan).